Apa Ciri Malam Lailatul Qadar dan Orang yang Telah Mendapatkannya? Ini Penjelasan Ustadz Abdul Somad

Ustadz Abdul Somad. foto hidayatullah.com

 

PANGGILAN dari SURAU –  Malam lailatul qadar adalah malam yang dirindukan oleh umat muslim.

Lailatul qadar merupakan hari yang istimewa dan mulia.

Umat muslim berlomba-lomba berbuat kebaikan pada malam tersebut.

Ganjaran atas amal yang telah diperolehnya akan mendapat pahala beribadah selama 1000 bulan.

Masyaallah, nikmat yang telah Allah SWT berikan alangkah baiknya tidak disia-siakan.

Tak terasa bulan Ramadhan sudah melewati pertengahan bulan.

Biasanya menginjak ke sepuluh hari terakhir, dimana orang biasanya meningkatkan ibadah di waktu ini.

Karena sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan merupakan saat-saat yang penuh dengan kebaikan dan keutamaan, serta pahala yang berlimpah.

Maka dari itu, tak jarang orang begitu intensif menjalankan ibadah terutama di malam harinya agar bisa meraih Lailatul Qadar.

Orang juga biasanya memaksimalkan ibadah di sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan dengan beritikaf atau berdiam diri di masjid, berdzikir dan memohon ampun kepada Allah SWT.

Dilansir berbagai sumber keislaman, Rasulullah SAW jelaskan dalam salah satu hadits nya, bahwa di antara sepuluh hari itu terdapat satu malam yang apabila kita beribadah maka pahalanya sama dengan kita beribadah selama seribu bulan.

Baca Juga :   Di Dalam Kubur Kelak, HADIR 99 ULAR BERKEPALA 7, SIAPA SAJA YANG JADI KORBANNYA?

Ya, malam itu adalah malam Lailatul Qadar.

Namun tidak semua orang bisa merasakan adanya malam Lailatul Qadar tersebut.

Lalu, seperti apa ya ciri-ciri malam lailatul qadar?

Melansir dari Youtube Channel Dakwah, Ustaz Abdul Somad pernah menyebutkan ciri-ciri malam lailatul qadar dan umat yang sudah mendapatkan malam tersebut.

Menurut Ustaz Abdul Somad, malam lailatul qadar memiliki ciri pagi harinya redup.

“Pagi hari cahaya matahari redup karena cahaya malaikat mengalahkan cahaya matahari,” ujar Ustaz Abdul Somad.

Tanda orang yang sudah mendapat lailatul qadar adalah adanya perubahan.

Ustaz Abdul Somad memberikan contoh orang yang sudah mendapatkan malam lailatul qadar.

“Dulu pelit setelah bulan puasa menjadi dermawan, dulu azan sudah berkumandang dia nyantai saja, tapi saat 5 atau 10 menit setelah azan sudah duduk di masjid. Itulah ciri dapat Lailatul Qadar,” ungkap Abdul Somad

 Simak Video di bawah ini:

 

sumber  serambinews.com