Minggu , 19 Agustus 2018

Diisukan Wafat, A’a Gym Imami Shalat Dzuhur & Ashar

Minggu kemarin, medsos ramai pemberitaan soal dai kondang A’a Gym yang sakit parah dan dikabarkan sempat menulis wasiat segala.

 

Aa Gym usai shalat Ashar, Minggu (19/06/2016) foto: dok.Manajemen qolbu
Aa Gym usai shalat Ashar, Minggu (19/06/2016) foto: dok.Manajemen qolbu

 

PANGGILAN dari SURAU – Ramai di kalangan wartawan beredar kabar bahwa dai kondang Aa Gym meninggal dunia.

Dikonfirmasi kebenaran informasi tersebut, Hari selaku asisten Aa Gym tegas membantah.

Menurutnya, Aa Gym siang tadi dan sore ini masih bisa mengimami di Pesantren Daarut Tauhid Bandung Jawa Barat.

“Tadi masih bisa ngimamin Shalat Dhuhur dan Ashar berjamaah,” tepis pria yang akrab disapa Pak Hari itu saat dihubungi tabloidbintang.com, Minggu (19/6/2016).

Pak Hari membenarkan bahwa Aa Gym sempat terjatuh sakit akibat kecapekan. Namun saat ini kondisinya dalam proses pemulihan.

“Info resminya saya dapat dari sekretaris kepemimpinan Bandung, beliau dalam pemulihan kesehatan ada di pesantren,” ungkapnya.

Di jejaring sosial media Twitter, Aa Gym masih sempat ngetweet hari minggu kemarin. Dia berkicau tentang cara meninggal dunia dengan cara husnul khatimah.

 

Klarifikasi A’a Gym

Tanpa mengenakan sorban, A'a Gym mengklarifikasi seputar isu kematiannya, melalui rekaman video, Minggu (19/6/2016).
Tanpa mengenakan sorban, A’a Gym mengklarifikasi seputar isu kematiannya, melalui rekaman video, Minggu (19/6/2016).

Dikabarkan meninggal dunia pada hari ini, Minggu (19/6), dai kondang Aa Gym menyampaikan klarifikasi secara langsung.

Dalam sebuah video singkat yang dikirimkan kepada kami melalui asistennya, Pak Hari, Aa Gym  tampak dalam keadaan sehat meski sebelumnya sempat sakit akibat kecapekan.

Video ini menjadi jawaban atas tersebarnya aneka macam berita di medsos. Mudah-mudahan niatnya baik dan semuanya menjadi baik,” tutur Aa Gym yang saat itu tidak mengenakan surban seperti biasanya.

Aa Gym menegaskan bahwa kondisi kesehatannya sudah mulai membaik. Dia pun mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang sudah mendoakannya.

Alhamdulillah sahabatku sekalian, terima kasih perhatian dan doa-doanya. Alhamdulillah sudah kelihatan lebih baik dan lebih sehat,” tutur Aa Gym.

Lebih lanjut dikatakan Aa Gym, dia berharap kabar meninggalnya dirinya dapat menjadi hikmah untuk lebih mensyukuri betapa berharganya kesehatan.

Mudah-mudahan episode kemarin membawa hikmah bagi kita semua. Bagi yang sehat mensyukuri nikmat sehatnya, sungguh-sungguh ibadah,mahal sehat itu,” kata Aa Gym.

Dan bagi yang sakit sing ridho,tubuh ini milik Allah, Allah pasti baik, pasti ada kebaikan di balik sakit itu. Dan kita harus senang mendoakan yang sehat maupun yang sakit supaya semuanya makin taat kepada Allah,” tambah Aa Gym.

Baca Juga :   Saat Fatimah Menangis, Tak Mampu Belikan Hasan-Husain Baju Lebaran

 

Diberitakan Sakit Parah

Pembina Yayasan Daarut Tauhiid, Kiai Haji Abdullah Gymnastiar atau yang karib disapa Aa Gym dikabarkan tengah jatuh sakit.

Bahkan sakit Aa Gym terbilang parah hingga harus memakai tabung oksigen sebagai alat bantu pernapasan.

 “Bayangkan saudaraku sekalian, andai setiap napas harus menggunakan tabung oksigen seperti ini. Harga satu tabung ini 45 ribu hanya cukup untuk dua jam.”

“Benar-benar setiap napas itu adalah karunia dari Allah. Kurang saja oksigen di tubuh ini, maka kepala jadi pusing, otak tidak bisa berpikir, tubuh menjadi dingin, beberapa menit saja kita kehilangan oksigen berarti berakhir hidup kita,” ujar Aa Gym sambil menunjukan alat bantu pernapasan yang ia kenakan.

Aa Gym mengajak agar kita bernapaslah dengan penuh rasa syukur. “Fabiayyiaalaairabbikumaa Tukadzdzibaan. Maka nikmat tuhanmu mana yang kamu dustakan,” tutup Aa.

 

Aa Gym saat menggelar video confrence dengan santrinya, Minggu (19/6/2016)/Islampos.com]
Aa Gym saat menggelar video confrence dengan santrinya, Minggu (19/6/2016).


Beliau menitipkan Wasiat. 1. Jangan menunda kewajiban. 2. jangan sia siakan org tua yg masih hidup, 3. Minta taubat setelah berbuat dosa. 4. Jangan tunda taubat. 5. Jangan sia siakan kebersamaan bersama guru. 6. Jangan bikin kesan tdk enak terhadap org lain. Jauhi maksiat. 7. Selalu berprasangka baik jika ingin hkusnul khatiman. 8. Jangan nunda kebaikan. 9. Belia minta di makam kan d Eco pesantren. 10. Jangan sia siakan waktu dn jangan banyak berbuat yg sia sia. Mohon maafkan jika Aa banyak salah kpd masyarakat Indonesia semuanya.


“Pengen ada umur buat nebus dosa. Tapi jika memang tidak ada lagi umur, A’a lebih memilih ingin meninggal di masjid. A’a ingin dimakamkan di eco pesantren, di dekat masjid. Jangan bangun apapun di atas kuburan A’a…. ”

Terakhir, beliau justru mendoakan santrinya,  ”Ya Allah, jadikanlah santri2 ini hamba2 kesayangan-Mu, hafidz-hafidzah, shaleh-shalehah, …”

Kata A’a, ”Banyakin do’a buat A’a ya.. Maafin A’a.”

Semoga lekas sembuh dan semoga A’a Gym bisa kembali beraktifitas dalam penjagaan-Nya lahir dan batin.  (pds)

 

berbagai sumber tabloidbintang.com, yusuf mansurnetwork, tribunews.com