== [ Close Klik 2x ] ==
Selamat Datang

INI DIA IDENTITAS PRIA YANG BUNUH DIRI DARI ATAP MASJIDIL HARAM, Terjadi pada Hari Jumat Bulan Ramadhan

Ka’abah. foto annisarangkuti.wordpress.com


PANGGILAN dari SURAU –  Seorang warga negara Prancis melakukan bunuh diri dengan meloncat dari atap Masjidil Haram di kota suci umat Islam, Mekkah, demikian keterangan pejabat Arab Saudi dan Prancis, Sabtu (09/06).

“Ada seorang warga negara asing yang loncat dari atap Masjidil Haram,” kata kepolisian Arab Saudi, yang dikutip kantor berita resmi Arab Saudi, Saudi Press Agency (SPA).

Dilaporkan pria itu tewas di lokasi kejadian dan jasadnya kemudian dilarikan ke rumah sakit terdekat, ungkap kepolisian negara itu.

Kementerian luar negeri Prancis membenarkan bahwa pria yang melakukan bunuh diri di Masjid Haram adalah warga negara Prancis, seperti dilaporkan kantor berita AFP.

Namun demikian pejabat Kemenlu Prancis itu tidak memberikan rincian tentang jati diri pelaku bunuh diri tersebut.

Sejumlah laporan yang belum bisa diverifikasi kebenarannya menyebutkan pria itu berusia 26 tahun.

Tindakan bunuh diri ini sempat terekam video dan kemudian diunggah ke media sosial dan kemudian menyebar luas.

Insiden langkah

Dilaporkan jenazah pria itu dilarikan ke rumah sakit untuk “mengetahui identitas korban dan penyebab kenapa melakukan bunuh diri”, ungkap SPA.

Baca Juga :   Diperintahkan Halangi Massa Aksi 212, ADA TENTARA NANGIS DI PINTU HELIKOPTER

Kepolisian Arab Saudi mengatakan pihaknya juga tengah menyelidiki bagaimana pria itu menaiki pagar besi di atap bangunan masjid itu sebelum akhirnya meloncat.

“Penyelidikan masih berlangsung,” kata pejabat kepolisian Saudi.

Aksi bunuh diri ini, yang merupakan insiden langka di Mekkah, bukanlah yang pertama kali terjadi di kota suci tersebut.

Tahun lalu, seorang pria Arab Saudi mencoba membakar diri di depan Ka’bah, tetapi aksinya kemudian dihentikan oleh petugas keamanan.

Setiap tahun, jutaan orang warga Muslim dari seluruh dunia melakukan perjalanan ibadah Haji ke kota Mekkah dan Madinah di Arab Saudi. (pds)

 

sumber BBC Indonesia