== [ Close Klik 2x ] ==
Selamat Datang

Lantaran Obrolan Umar bin Khattab inilah, Penampilan Serem Malaikat Munkar-Nakir Berubah Drastis

Umar bin Khattab dalam ilustrasi film Omar Ibn Al Khattab. foto istimewa

PANGGILAN dari SURAU
– Sebelum  sayidina Umar bin khothob wafat, malaikat Munkar Nakir mendatangi mayit  di kuburnya dengan penampilan yang sangat buruk dan menakutkan, baik  bentuk tubuh, wajah, suara dan alat pemukulnya sebagaimana dijelaskan  banyak keterangan tentang sifat sifat kedua malaikat ini.Sebagaimana disabdakan Nabi shollallohu alaihi wasallam, tentang malaikat Munkar dan Nakir, bahwa keduanya  adalah malaikat yang keras, kasar, hitam kebiruan warnanya seperti malam  yang gelap gulita, suaranya seperti petir yang menggelegar, matanya seperti  api yang menyala-nyala, gigi-giginya seperti tombak, rambutnya terseret di  atas tanah dan di kedua tangannya terdapat alat pemukul/palu jikalau  jin dan manusia semua berkumpul untuk mengangkatnya maka tidak akan mampu.

Diriwayatkan, bahwa penampilan dan sikap welas Munkar Nakir kepada mayit mu’min sekarang disebabkan oleh kejadian berikut.

Ketika  sayidina Umar bin Khothob RA wafat, maka setelahnya beres memakamkan  jasad beliau maka seluruh orang pulang ke rumahnya masing-masing, kecuali  Sayidina ‘Ali bin Abi Thalib RA.  Beliau Ali Ra tetap berada di atas pusara sayidina Umar  sambil muroqobah untuk mendengarkan ucapan Sayidina Umar bersama  malaikat Munkar dan Nakir.

Atas izin Allah SWT, dalam muroqobahnya Sayidina ‘Ali RA bisa mendengar apa yang diucapkan Sayidina Umar RA kepada Munkar Nakir.

Sayyidina  Umar : “Wahai Munkar Nakir, setelah waktu ini, Aku harapkan dan aku  berwasiat kepada kalian berdua, agar tidak mendatangi mayit yang mu’min  dengan wajah asli kalian, rubahlah (kurangi) penampilan kalian ketika  mendatangi mayit mu’min.

Karena aku pun merasa sangat  takut dan sangat terkejut dengan penampilan kalian seperti ini, hal ini  terjadi padaku yang ‘notebene’ Sahabat Rosulullah SAW, (aku tidak bisa  membayangkan) jika orang lain yang melihat kalian berdua dalam rupa dan  keadaan seperti ini“.

Baca Juga :   Masya Allah, Begini Rupanya Hidangan Pertama Penduduk Surga

Munkar dan Nakir : “Baiklah… akan kami laksanakan permintanmu wahai Sahabat Rosulillah… .”

Sayyidina  ‘Ali berkata dari atas pusara SCayyidina Umar RA: “Tiada hentinya Sahabat Umar selalu menebar kemanfa’atan  bagi manusia, baik ketika hidupnya dan setelah wafatnya“.

[Rohmat dan salam semoga senantiasa tercurah atas baginda Nabi Muhammad SAW, Keluarnganya dan Para Sahabatnya, amin.]

ﻭﺭﻭﻱ  ﺃﻥ ﺳﺒﺐ ﺭﻓﻘﻬﻤﺎ ﺑﺎﻟﻤﺆﻣﻦ ﻟﻤﺎ ﻣﺎﺕ ﺳﻴﺪنا عمر ﺑﻦ ﺍﻟﺨﻄﺎﺏ ﻭﺩﻓﻦ ﻭﺍﻧﺼﺮﻑ ﺍﻟﺠﻤﺎﻋﺔ  ﻓﺒﻘﻲ ﺳﻴﺪﻧﺎ ﻋﻠﻲ ﻛﺮﻡ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﺟﻬﻪ ﻭﺭﺿﻲ ﻋﻨﻪ ﻳﺘﺮﻗﺐ ﻓﻲ ﺍﻟﻘﺒﺮ ﻟﻴﺴﺘﻤﻊ ﻛﻼﻡ ﺳﻴﺪﻧﺎ  ﻋﻤﺮ ﻣﻊ ﻫﺬﻳﻦ ﺍﻟﻤﻠﻜﻴﻦ
ﻓﺴﻤﻌﻪ ﻳﻘﻮﻝ ﺃﻳﻬﺎ ﺍﻟﻤﻠﻜﺎﻥ ﺃﻧﺎ ﻭﻋﺪﺗﻜﻤﺎ  ﻭﺃﻭﺻﻴﻜﻤﺎ ﺃﻥ ﻻ ﺗﺄﺗﻴﺎ ﺍﻟﻤﺆﻣﻦ ﺑﻌﺪ ﻫﺬﺍ ﺍﻟﻮﻗﺖ ﺑﺼﻮﺭﺗﻜﻤﺎ ﻫﺬﻩ ﺑﻞ ﺍﻧﻘﺼﺎ ﻣﻦ ﻫﺬﻩ  ﻷﻧﻲ ﻟﻤﺎ ﺭﺃﻳﺘﻜﻤﺎ ﺑﻬﺬﻩ ﺍﻟﺤﺎﻟﺔ ﺣﺼﻞ ﻟﻲ ﺧﻮﻑ ﻭﻓﺰﻉ ﺷﺪﻳﺪ ﻭﺃﻧﺎ ﺻﺎﺣﺐ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ  ﻓﻜﻴﻒ ﺑﺴﻮﺍﻱ ﺍﺫﺍ ﺭﺁﻛﻤﺎ ﺑﻬﺬﻩ .ﻓﻘﺎﻻ ﺳﻤﻌﺎ ﻭﻃﺎﻋﺔ ﻻ ﻧﻌﺼﻲ ﺃﻣﺮﻙ ﻳﺎ ﺻﺎﺣﺐ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ
ﻓﻘﺎﻝ ﺳﻴﺪﻧﺎ ﻋﻠﻲ ﺭﺿﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻨﻪ ﻭﺍﻟﻠﻪ ﻣﺎﻳﺰﺍﻝ ﻋﻤﺮ ﻳﻨﻔﻊ ﺍﻟﻨﺎﺱ ﻓﻲ ﺣﻴﺎﺗﻪ ﻭﻣﻤﺎﺗﻪ.
كتاب نور الظلام : ١٨
Walloohu a’lam [Mujaawib : Ust.Nur Hamzah,  Ust.Haromain Nain, Ust.Santrialit] # Rabbi zidna ‘ilman nafi’a #

Piss-Ktb.com

Sumber: http://www.piss-ktb.com/2018/02/5398-kisah-sayyidina-umar-vs-malaikat.html