Kamis , 16 Agustus 2018

NABI SAW PENASARAN AMALAN PEMILIKNYA, Sehingga Untanya Bisa Bicara

Dalam sebuah situasi yang kepepet, unta ini bisa bicara ketika diminta pemiliknya. Nabi SAW pun penasaran dibuatnya.

 

Foto Ilustrasi
Foto Ilustrasi.

 

PANGGILAN dari SURAU – Diceritakan bahwa seorang yahudi menuduh seorang sahabat mencuri seekor unta. Ia mendatangkan empat saksi palsu dari kalangan orang munafik dan melaporkan kejadian tersebut kepada Rasulullah SAW.

Kemudian Rasulullah SAW memberikan hukuman kepada sahabat tersebut atas apa yang telah dituduhkan. Sesuai dengan syariat, bagi pencuri yang telah melebihi satu nishab maka hukumannya adalah dipotong tangannya.

Rasulullah SAW pun memerintahkan untuk segera memotong tangan sahabat tersebut. Namun, sahabat tersebut masih saja membantah bahwa ia bukanlah pencuri.

Sesaat sebelum ia dihukum, ia mengangkat kepalanya menatap langit dan berdo’a “Wahai Tuhan dan Penguasaku, Engkau mengetahui bahwa sesungguhnya aku bukanlah pencuri unta ini….”.

Kemudian ia berkata kepada Rasulullah SAW, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya hukummu adalah hak dan benar, tetapi biarkan unta ini memberitahu tentang kebenaran tentang diriku..

Rasulullah SAW lekas menghadap unta itu dan bertanya, “Wahai unta, kamu milik siapa?

Baca Juga :   Di Depan Rasulullah, MAYAT LELAKI INI DIPATUK ULAR BERKALI-KALI

Tiba-tiba terjadilah suatu keajaiban, unta tersebut pun berbicara layaknya manusia dengan kata yang fasih dan jelas “Wahai Rasulullah, aku milik orang muslim ini (sahabat yang tertuduh). Dan sesungguhnya saksi-saksi itu adalah dusta.

Mendengar jawaban unta tersebut, Rasulullah pun segera membebaskan sahabat tersebut dari hukuman serta memberikan hukuman bagi para saksi palsu.

Karena merasa penasaran, Rasulullah bertanya kepada sahabat tersebut, “Wahai muslim, ceritakan kepadaku apa yang kamu perbuat sehingga Allah memberikan izin unta itu berbicara tentang kebenaranmu ?”

Sahabat tersebut pun menjawab, “Wahai Rasulullah, aku tidak akan tidur di malam hari sebelum aku membaca shalawat kepadamu sebanyak 10 kali.”

Kemudian Rasulullah bersabda, “Kamu telah selamat dari terpotong tanganmu di dunia, dan kamu akan selamat dari siksa di akhirat nanti karena barokah shalawatmu kepadaku.”

Ya Allah, atas barokah Nabi-Mu yang engkau pilih…turunkanlah rohmat dan magfiroh-Mu kepada kami…!!!

اللهم صل وسلم على سيدنا محمد

Sumber : Kitab Durrotun Nashihin
Penulis : Syekh Ustman bin Hasan bin Ahmad Asy-Syakiri Al-Khoubawy

via pelangiblog.com

Link http://www.pelangiblog.com/2016/03/istiqomah-10-kali-sholawat-sebelum.html