Kamis , 16 Agustus 2018

Saat Fatimah Menangis, Tak Mampu Belikan Hasan-Husain Baju Lebaran

Malam Ied itu, Sayyidatina Fatimah menangis sesunggukan di rumahnya. Sedari siang, Hassan & Hussain merengek minta dibelikan baju baru, tapi apa daya, dia tidak memiliki uang. Tiba-tiba ada yang mengetuk pintu…. dan lihat apa yang dibawa si tamu itu.

 

Cicit Rasulullah. - Foto Ilustrasi.
Cicit Rasulullah. – Foto Ilustrasi.

 

PANGGILAN dari SURAU – Diriwayatkan pada masa kecil menjelang lebaran, Al-Hasan dan Al-Husain tidak memiliki pakaian baru untuk lebaran, sedangkan Iedul Fithri sebentar lagi datang. Mereka bertanya kepada ibunya:

“Wahai ummah, anak-anak di Madinah telah dihiasi dengan pakaian lebaran kecuali kami, mengapa Bunda tidak menghiasi kami?”
Sayyidah Fathimah menjawab, “Sesungguhnya baju kalian masih berada di tukang jahit.”

 

Ketika malam hari raya tiba, mereka berdua mengulangi pertanyaan serupa, kembali  Sayyidah Fathimah menjawab dengan jawaban yang sama.  Dia pun menangis karena sebenarnya, dia tidak memiliki uang untuk membelikan baju baru  buat kedua buah hatinya itu.

Ketika malam tiba, ada yg mengetuk pintu rumah, lalu Sayyidah Fathimah bertanya, “Siapa?”
Orang itu menjawab, “Wahai putri Rasulullah, aku adalah tukang jahit, aku datang membawa hadiah pakaian untuk putra-putramu…..” Masya Allah.
Fathimah lantas membukakan pintu buat tamunya itu. Tampak seseorang membawa sebuah bingkisan hadiah, lalu diberikan kepada Sayyidah Fathimah.

Kemudian beliau membuka bingkisan tersebut, ternyata di dalamnya terdapat 2 gamis, 2 celana, 2 mantel, 2 sorban serta 2 pasang sepatu hitam yang kesemuanya sangat indah terlihat.

Baca Juga :   BERGAMIS, BERKOPIAH HAJI, TAK LEPAS DZIKIR, Penampilan Terakhir Freddy Budiman Menuju Regu Tembak


Lalu Sayyidah Fathimah membangunkan kedua putra kesayangannya lalu memakaikan hadiah tersebut kepada mereka.

Kemudian Rasulullah SAW datang dan melihat keduanya sudah dihiasi dari semua hadiah yg terdapat dalam bingkisan tersebut.  Kemudian Nabi Muhammad ﷺ  menggendong kedua cucunya dan menciumi mereka dengan penuh cinta dan kasih sayang.

 


Rasulullah SAW bertanya kepada Sayyidah Fathimah, “Apakah engkau melihat tukang jahit tersebut?” Sayyidah Fathimah menjawab:  “Iya, aku melihatnya ayahanda.”
Lalu Rasulullah SAW bersabda, “Duhai putriku, dia bukanlah tukang jahit, melainkan Malaikat Ridwan penjaga surga…”

 

Bahkan para penghuni langit dan bumi pun berbahagia jika kedua cucu Rasulullah berbahagia dan Akan bersedih jika mereka bersedih….

Semoga kita dikumpulkan bersama mereka di telaga Baginda Nabi SAW. (pds)

 

sumber madras ribath