== [ Close Klik 2x ] ==
Selamat Datang

Setelah 85 Tahun, Adzan Kembali Terdengar dari Bekas Mesjid Kekhalifahan Turki Utsmani

Dulu, Hagia Sophia adalah mesjid terbesar kekhalifahan Turki Utsmani. Namun ketika kekhalifahan terakhir Islam ini runtuh, bangunan ini dijadikan Museum. Pas Malam Lailatul Qadar kemarin, adzan kembali dikumandangkan setelah 85 tahun absen. Apakah ini pertanda awal bangkitnya kembali kekhalifahan Turki sebagaimana diinginkan Presiden Erdogan.

 

Saat adzan kembali dikumandangkan di bekas mesjid kekhalifahan Turki Utsmani, Istanbul.
Saat adzan kembali dikumandangkan di dalam bekas mesjid kekhalifahan Turki Utsmani, Istanbul. Foto Hurriyet Daily News.

 

PANGGILAN dari SURAU – Untuk pertama kalinya setelah 85 tahun suara adzan kembali dikumandangkan dari dalam bangunan Hagia Sophia pada Jumat (1/7/2016). Seperti dilansir laman hurriyetdailynews.com, Sabtu (2/7), gema adzan subuh yang dikumandangkan dari ruangan dalam Hagia Sophia itu dalam rangka memperingati Lailatul Qadar.

Seperti dilansir Worldbulletin, meskipun suara adzan sudah terdengar lewat menara-menara Hagia Sophia sejak empat tahun silam, tetapi muadzin mengumandangkannya dari ruangan shalat yang berada di halaman kompleks Hagia Sophia. Ruangan shalat tersebut bukan bagian dari bangunan bekas masjid dan katedral yang menjadi landmark kota Istanbul itu.

Dibangun sebagai pusat Kristen Orthodoks pada era Kaisar Bizantium Justinian I tahun 537, Hagia Sophia dikenal juga sebagai Ayasofya di Turki. Pada tahun 1204 hingga 1261, ia diubah menjadi Katedral Katolik Roma oleh pasukan Salib. Pusat kekuasaan Kristen Orthodoks itu kemudian dialihfungsikan menjadi masjid setelah Sultan Muhammad Al Fatih (Sultan Mehmet II) berhasil menaklukkan Konstantinopel (dikenal kemudian sebagai kota Istanbul) pada 1453.

Baca Juga :   USTADZ ARIFIN ILHAM TERTEMBAK ? Foto-Fotonya Menjadi Viral di Medsos

Pada tahun 1935, setelah Mustafa Kemal Ataturk meruntuhkan khilafah Turki Utsmani, ia juga mensekulerkan Hagia Sophia dengan mengubahnya menjadi museum. Status tersebut masih melekat hingga sekarang.

Beberapa tahun terakhir, ada permintaan untuk kembali memfungsikan bangunan itu menjadi Masjid. Namun, saat Al Quran dibacakan saja selama bulan Ramadhan, pemerintah Yunani mengeluh. Ia mengkritik aktivitas itu kepada Kementrian Luar Negeri Turki.

Seruan adzan tersebut ditayangkan di stasiun televisi Turki pada Sabtu (2/7) dalam program yang menampilkan Mehmet Gormez, ketua Direktorat Urusan Agama Islam (Diyanet).

Dalam kesempatan itu Gormez menyinggung serangan teroris di bandara Ataturk Istanbul, di mana 44 orang dan tiga penyerang tewas. Hal ini ia anggap sebagai bagian dari perang yang dilancarkan pada Islam.

“Yang dibunuh bukan hanya nyawa-nyawa kita, tetapi juga nilai-nilai tertinggi bagi kemanusiaan yang dibawa oleh Islam,” kata pemuka Muslim Turki itu seperti dikutip Hurriyet.

Berikut tayangan adzan yang dikumandangkan di Hagia Sophia. (pds)

 

 

berbagai sumber
republika.co.id, tarbiyah.net & islampos