Minggu , 19 Agustus 2018

SHALAT INI TIDAK PERNAH DILAKUKAN LAGI, Setelah Lebih dari 500 Tahun

Pasukan Sultan Muhammad Al Fatih, shalat berjamaah, sebelum menaklukkan Kota Konstantinopel, ibukota Romawi Timur. - (Foto Film The Fall of Constantinopel)
Pasukan Sultan Muhammad Al Fatih, shalat berjamaah, sebelum menaklukkan Kota Konstantinopel, ibukota Romawi Timur. – (Foto Film The Fall of Constantinopel)

PANGGILAN DARI SURAU –Tahukah Anda, bahwa ada shalat yang sudah tidak pernah lagi dilakukan kaum muslimin selama lebih dari 5 abad lamanya?

Namanya صلاة الفتح  (Shalat Futuh), shalat yang dilaksanakan sebanyak 8 rakaat dengan satu kali salam. Shalat ini dilakukan oleh Nabi SAW setelah Penaklukan Kota Makkah (tahun 6 hijriyah). Semenjak itu shalat ini disyariatkan bagi Pasukan Penakluk dari kaum muslimin.

Shalat-Futuh 2_panggilan dari surau

 

Terakhir, shalat ini dilakukan oleh Sultan Muhammad Al Fatih (Sultan Mehmed II) usai menaklukkan Konstantinopel (sekarang dikenal sebagai Istanbul, ibukota Turki).  Sultan Utsmaniyyah ini menaklukkan benteng terakhir kekaisaran Romawi Timur itu pada Selasa 20 Jumadil Awal 857 H/29 Mei 1453 M, atau sekitar 562 tahun lalu.

Shalat ini juga dilakukan usai penaklukkan beberapa kota di bawah kekhalifahan Islam di antaranya:

Oleh Sa’ad Bin Abi Waqosh Setelah Menaklukkan Qodisiyyah (13 H/636 M).
Oleh Abu Ubaidah Setelah Menaklukkan Yarmuk (5 Rajab 15 H /Agustus 636 M)
Oleh Umar Bin Khattab Setelah Pembebasan Baitul Maqdis, Jerusalem (15 H / 636 M)
Oleh Amr Bin ‘Ash Setelah Menaklukkan Alexandria, Iskandariyah, Mesir (20 H/640 M)

Kapan Kita Ummat Muslimin Akan Melaksanakan Lagi?
Ya Allah Kembalikan Kembali Kejayaan Kaum Muslimin. Agar Kami Bisa Melaksanakan Kembali Sholat Ini.

Baca Juga :   Diharamkan di Dunia, Tetapi Hal-hal ini Malah Dihalalkan di Surga. Penasaran ?

Tentang Shalat Futuh-Kemenangan Rasulullah 

Beberapa peristiwa terjadi sebelum dan setelah memasuki  Makkah:

1.  Hathib bin Abi Balta’ah (seorang sahabat yang pernah turut serta dalam perang Badr dan memiliki keluarga di Makkah) berusaha memberitahukan keberangkatan  Rasulullah ini  kepada Quraisy  Makkah,  dengan berkirim surat yang dibawa oleh seorang wanita,  namun  Rasulullah dapat mengetahui hal ini  dan memerintahkan Ali bin Abi Talib  dan al-Miqdad untuk mengejar dan menangkap wanita tersebut.

2.  Dalam perjalanan menuju Makkah, ketika di al-Juffah beliau bertemu dengan paman beliau al- Abbas dan keluarganya yang telah masuk Islam dan ingin berhijrah

3.  Ketika tiba di al-Abwa Rasulullah bertemu dengan anak paman beliau Abu Sufyan bin al-Harits dan anak bibi beliau Abdullah bin Abi Umayyah  yang telah masuk Islam dan bermaksud untuk Hijrah ke Madinah
4.  Setelah membersihkan ka’bah dan waktu sholat tiba, Rasulullah   memerinta Bilal agar menaiki Ka’bah  dan menyerukan adzan.

5.   Rasulullah melakukan shalat kemenangan atau shalat syukur sebanyak delapan rakaat di dalam rumah Ummu Hani’ binti Abu Thalib. (pds)

Sumber  NU Garis Lurus & lokmanmuchsin.blogspot.co.id
via dakwahmedia.net