Minggu , 19 Agustus 2018

Tahukah Anda, Tanggal Lahir Nabi SAW dalam Kalender Masehi ?

Sudah umum diketahui tanggal kelahiran Nabi SAW dalam kalender hijriyah, meski soal tahunnya masih belum ada kesepakatan yang pasti. Tapi, kapan Beliau dilahirkan menurut kalender Masehi ? Ini dia ulasannya.

 

Design by medlebanon.com
Design by medlebanon.com

 

PANGGILAN dari SURAU – Tanggal kelahiran Nabi Muhammad  SAW telah umum diketahui umat Islam sebagai hari Senin, tanggal 12 Rabi’ul Awwal tahun Gajah dalam perhitungan kalender qomariyah. Namun, kapan tepatnya Tahun Gajah ini, masih menjadi bahan perdebatan. Apalagi jika kita ingin merunut tanggal lahir Nabi Muhammad dalam kalender Masehi, hal ini lebih sulit lagi.

Nabi Muhammad lahir sekitar 53 tahun sebelum peristiwa hijrah. Peristiwa hijrah inilah yang digunakan sebagai rujukan dalam kalender islam yang murni menggunakan siklus peredaran bulan dalam penentuan tanggal-tanggalnya. Merunut balik hingga awal tahun hijriyah dalam kalender islam jauh lebih mudah karena sistem kalender hijriyah yang tetap dan cukup konsisten.

Tetapi merunut tanggal-tanggal hijriyah sebelum hijrah tidaklah gampang. Pada saat itu nama-nama bulan hijriyah memang tidak berubah seperti yang sekarang. Namun, orang-orang Quraisy di masa itu masih mempraktekkan sistem nasi’ atau penambahan bulan kabisat pada tahun-tahun tertentu untuk mensinkronkan tahun qomariyah dengan peredaran musim (tahun syamsiyah).

Penambahan bulan yang tidak konsisten yang sering dipraktekkan oleh kaum Quraisy inilah yang mempersulit pelacakan tanggal-tanggal qomariyah di masa awal islam. Kaum Quraisy kadang mengubah aturan penambahan bulan sesuai kehendak atau kepentingan politik dan niaga mereka. Kesewenang-wenangan inilah yang kemudian dikritik oleh Allah dalama surat At Taubah.

Baca Juga :   MAU UMROH? MAU HAJI BERKALI-KALI? Baca Dulu Tulisan Kiai Ali ini

 

Kapan Nabi Muhammad Lahir

Menurut analisa Dr. Khalid Shaukat (mooonsighting.com), tanggal kelahiran Nabi Muhammad dalam kalender masehi adalah 15 April 569 M.

Kesimpulan ini diperoleh setelah memperhatikan beberapa hal terkait kebiasaan penentuan kalender di masa sebelum kenabian:

      • Hari kelahiran adalah hari Senin sebagaimana disebutkan dalam hadits.
      • Bulan kelahiran Rabi’ul Awwal, sebagaimana artinya, haruslah jatuh di musim semi pada masa itu (lihat penjelasan praktek nasi’ di atas).
      • Tahun kelahiran Nabi berselang 53 tahun dengan tahun hijrah pada 622 M.  Hal ini karena Nabi diangkat menjadi Rasul pada umur 40 tahun dan tinggal di Mekkah selama 13 tahun sebelum berhijrah ke Madinah.

 

Selain analisa di atas, para sejarawan masih belum bersepakat tentang tahun pastinya. Rentang tahun kelahiran Nabi Muhammad bisa antara 569 dan 571 M. Sekali lagi, ini karena tidak adanya kejelasan penentuan kalender qomariyah di masa orang Quraisy memimpin Mekkah.

Berikut ini adalah daftar tanggal-tanggal Masehi yang bertepatan dengan hari Senin, sekitar tanggal 12 Rabi’ul Awwal di musim semi antara tahun 569 – 571 M:

Tanggal qomariyah hari Senin Tanggal Masehi
12 Rabi’ul Awwal 15 April 569
13 Rabi’ul Awwal 5 Mei 570
9 Rabi’ul Awwal 20 April 571

Semoga bermanfaat. Wallahu ‘alam bishawab. (pds)