== [ Close Klik 2x ] ==
Selamat Datang

Usai Diperiksa Polisi, AHOK LAGI-LAGI ‘NGELES’ TIDAK MENISTAKAN ALQURAN

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menjawab pertanyaan wartawan saat berjalan keluar usai diperiksa terkait dugaa penistaan agama, di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (24/10/2016). Ahok mendatangi Bareskrim Polri untuk memberikan keterangan dan klarifikasi. foto okezone.com
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menjawab pertanyaan wartawan saat berjalan keluar usai diperiksa terkait dugaa penistaan agama, di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (24/10/2016) foto okezone.com

 

PANGGILAN dari SURAU –  Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok baru saja selesai diperiksa Bareskrim Polri terkait dugaan kasus penistaan agama. Ahok menyatakan dirinya tidak mungkin menistakan Alquran.

Intinya saya sampaikan banyak tuduhan macam-macam, saya juga tidak mungkin menistakan Alquran karena saya percaya semua orang beriman percaya kitab sucinya,” ujar Ahok di Bareskrim, Kementerian KKP, Jl Medan Medan Timur, Selasa (24/10/2016). Ahok yang tiba kurang lebih pukul 10.00 WIB, keluar dari kantor Bareskrim KKP pukul 12.40 WIB.

Ahok juga menyatakan bahwa dirinya tidak menyinggung para ulama. Ahok mengatakan dirinya menghormati siapapun.
“Tidak benar saya ada menyinggung ulama. Tidak mungkin saya menyinggung ulama,” kata Ahok.

“Saya harus menghormati dengan rekam jejak saya apalagi sebagai politisi kan. Saya mau ikut jadi calon gubernur. Kalau saya memusuhi umat Islam dan menghina Alquran, itu mana mungkin saya dapat suara,” sambung Ahok.

Atas Keinginan Sendiri

Kedatangan Ahok sendiri ke Bareskrim Polri disebut-sebut merupakan keinginan tersendiri. “Iya kabarnya ke sini (Bareskrim). Bukan untuk diperiksa. Pak Ahok minta waktu kepada penyidik untuk klarifikasi,” kata Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Agus Andrianto saat dikonfirmasi Tempo.

Agus mengatakan Ahok ingin mengklarifikasi terkait dengan kasus pencemaran agama yang baru-baru ini menjeratnya. “Ya terkait dengan Surat Al-Maidah itu,” kata Agus. Agus menegaskan kedatangan ini dilakukan oleh pihak Ahok sendiri. Sebab Bareskrim belum mengeluarkan surat pemanggilan terhadap Ahok.

Baca Juga :   Luar Biasa, Berdasar Google Maps, Ternyata Inilah Jumlah Massa Aksi 212

Sejauh ini polisi sudah meminta keterangan sembilan orang saksi termasuk penyebar video ke media sosial dan staf gubernur. Polisi juga telah menyambangi Kepulauan Seribu untuk meminta keterangan warga setempat soal video pidato Ahok.

Diadukan ke Polisi……